//
you're reading...
teknik komputer dan jaringan, Uncategorized

Konfigurasi Dasar Mikrotik

Untuk mengkonfigurasi mikrotik bisa menggunakan Telnet, SSH dan Winbox.

– Untuk melakukan remote GUI download winbox di http://mikrotik.co.id di menu download area,

-Buat topologi dari jaringan yang akan dibuat Misal sebagai berikut:

Dari Internet langsung ke Router yang mempunyai alamat

WLAN: 10.10.10.1

LAN: 192.168.1.1/24

Gateway: 10.10.10.100

DNS: 10.100.100.1

-Hunbungkan port ethernet PC/Laptop ke Router. Pastikan ethernet PC sudah mempunyai ip statik.

-Jalankan Winbox.exe. Klik tombol […] untuk melihat router anda.

-Agar tidak membingungkan anda bisa mengubah nama router anda di menu System>>Identity. Aktifkan semua interface.

-Untuk mengaktifkan wireless pilih pada menu Wireless dan pilih submenu Interfaces. Aktifkan wlan denngan mengklik tanda centang. Lalu klik dua kali pada wlan dan atur pada bagian Mode, Band dan SSID. Sesuaikan dengan kebutuhan. Pilih Mode Station sebagai penerima.

-Lakukan konfigurasi ip di Menu IP>>Addresses. Tambahkan IP untuk wlan yaitu 10.10.10.1/24 dan ip untuk ether1 192.168.1.1/24.

-Untuk mengatur gateway kita pilih menu IP>>Routes dan pada bagian general isikan IP gateway. Untuk Dst. Address bisa dikosongi saja karena kita tidak pernah tahu kemana saja kita akan mengakses IP.

-DNS bisa diatur pada menu IP>>DNS.

-Untuk firewall/NAT bisa diatur di IP>>Firewall. Lalu pilih tab NAT dan tambah dengan Chain:srcnat dan Out. Interfaces adalah wlan1. Kemudian pada tab Action kita pilih masquerade agar kita bisa mengakses internet.

-NTP bisa disetting leawat menu System>>SNTP Client. Pilih enable dengan mode unicast dan masukkan ntp server.

-Selanjutnya tentukan zona waktu di menu System>>Clock.

-Untuk membackup konfigurasi yang kita buat pilih Files>>Backup. Maka jika kita ingin konfigurasi yang sama tinggal kita restore saja dengan memilih menu tersebut.

-Untuk mereset sistem bisa dengan perintah

[admin@Router-MikroTik] > system reset

Dangerous! Reset anyway? [y/N]: y
Dengan perintah diatas maka konfigurasi akan terhapus dan kembali ke default. Eitss,, tidak perlu cemas,, Kan tadi sudah di backup?? hehe.
-Untuk mengembalikan konfigurasi tinggal kita restore saja. Pilih Files>> Cari file backup tadi klik Restore>>Yes.
-Untuk membuat DHCP Server bisa dipilih di menu IP>>DHCP Server. Isikan setiap langkahnya sesuai dengan konfigurasi anda.
Demikian yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat.. ^_^
Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 391 other followers

December 2013
M T W T F S S
    Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Flag Counter
Powered by Wordpress ~ Designed by WooThemes ~ Redesigned by Aditia Nugraha

Artikel Terlaris Pilihan Pembaca

Cara Reset MikroTik Dengan Netinstall , Sebuah alternatif untuk reset setting mikrotik agan di Mikrotik RB750 atau RB751. Cara reset mikroTik dengan netinstall ini mungkin dah paling extreme kali yak Baca selengkapnya »

%d bloggers like this: