//
you're reading...
teknik komputer dan jaringan

Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang tersambung jaringan

Komputer yang terhubung jaringan sering kali mengalami gangguan kerusakan baik dari sisi hardware atau software. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pengguna komputer yang terhubung dalam sistem jaringan.

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada Jaringan komputer adalah:

Tegangan Listrik
Mati atau tidak berfungsinya komponen pada jaringan
Tegangan listrik dapat menyebabkan ganguan apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering terjadi naik dan turun atau mati mendadak dari sumber PLN.
Komputer yang kita gunakan sering mati mendadak karena sumber listrik mati dapat menyebabkan komputer yang kita gunakan akan cepat rusak. Sehinga akan mempengaruhi jaringan apabila terjadi kerusakan pada komputer workstation maupun di komputer server.
Dalam sistem jaringan LAN sering kita menyebut permasalahan yang menyebabkan seluruh atau sebagian jaringan terganggu disebut jaringan dalam kondisi down.
Down dalam jaringan LAN lebih mudah diatasi karena kita dapat mendeteksi melalui indikator-indikator yang diperlihatkan oleh komponen jaringan antara lain :
Server
Workstation
Hub/switch
Network Interface Card (Kartu jaringan)
Kabel dan konektor
Apabila komputer server mengalami kerusakan atau gangguan secara otomatis seluruh jaringan tidak berfungsi karena server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat jaringan. Jadi apabila seluruh jaringan tidak dapat berfungsi berarti terjadi gangguan atau kerusakan pada server
Apabila terjadi kerusakan pada komputer workstation berarti komputer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan komputer server maupun komputer lain dalam jaringan.
Apabila terjadi kerusakan pada Hub dapat dilihat pada lampu indikator power dan lampu indikator untuk masing-masing workstation. Apabila lampu indikator power Hub/switch mati berarti kemungkinan besar Hub tersebut rusak

Indikator yang dapat dilihat dalam kerusakan kartu jaringan adalah matinya lampu indikator yang terdapat pada kartu jaringan dan lampu indikator di Hub/switch saat komputer telah hidup dan konektifitas kabel dari kartu jaringan dan hub/switch telah baik

Jenis kabel serat optik menggunakan konektor SC dan ST. Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat optik sangat jarang, tetapi memerlukan penanganan secara khusus untuk perawatan jaringan

Gangguan atau kerusakan pada kabel UTP adalah lampu indikator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau padaHub/switch. Hal tersebut dikarenakan konektor yang tidak terpasang dengan baik (longgar), susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus.
Kabel jenis coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar (tidak konek), kabel short dan kabel terbuka resistor pada terminating conector.

Menganalisa Gejala Kerusakan

Permasalahan yang sering muncul baik dalam pemasangan maupun setelah pemasangan jaringan LAN komputer secara garis besar dapat dibagi atas:

– Kerusakan atau kesalahan Hardware

– Kesalahan software

Kerusakan atau kesalahan hardware yang sering terjadi adalah pada Network Interface Card (kartu jaringan), pengkabelan dan konektor.

Secara software untuk mengetahui bahwa kartu jaringan telah bekerja atau aktif dapat dilihat pada :

Klik Start > setting >klik Control Panel
Pilih icon system double klik pilih menu Device Manager

Permasalahan pada Kabel Jenis Thin Coax

HARDWARE

Kabel Terbuka (open). Kondisi ini menyatakan bahwa telah terjadi putusnya kabel dalam jaringan yangmenyebabkan kabel tidak dapat menghantarkan data.
Konektor longgar (tidak terhubung). Kondisi ini terjadi pada koneksi antar kartu jaringan dengan konektor kabel.
Kabel short. Kondisi ini menyatakan bahwa telah terjadi kabel yang hubung singkat dalam jaringan.
Resistor pada terminating Connector
Short pada pemasangan kabel dengan plug konektor
Longgar pada male connector

Permasalahan pada kabel jenis Thin Coax

Pengecekan kerusakan kabel UTP dapat dengan mudah diketahui. Seperti dalam gambar berikut

Permasalahan yang sering muncul pada bagian software ini pada umumnya bisa dikelompokkan :

Kesalahan setting konfigurasi jaringan
Kesalahan Protocol yang digunakan
Kesalahan pengalamatan IP.
Kesalahan Indentifikasi Client dan server komputer
Kesalahan Service Network (file and print sharing)
Kesalahan Security System
Kerusakan file program, sehingga perlu di update

Untuk dapat melakukan perbaikan dalam kesalahan-kesalahan software tersebut dapat dilakukan dengan setting ulang software sesuai dengan ketentuan dalam jaringan tersebut.

Berikut beberapa kasus yang sering disebabkan oleh sistem operasi networking:

Tidak bisa Login dalam jaringan
Tidak bisa menemukan komputer lain pada daftar network
Tidak bisa sharing files atau printer
Tidak bisa install network adapter
Komputer lain tidak dapat masuk ke komputer kita.

Mengisolasi Permasalahan

Mengisolasi permasalahan merupakan tindakan yang dilakukan untuk mencegah hal-hal yang berakibat lebih fatal dalam jaringan. Hal ini dilakukan agar jaringan dapat berfungsi secara baik dan normal kembali.

Pengisolasian permasalahan secara Hardware

mengisolasi kerusakan pada kartu jaringan
mengisolasi permasalahan pengkabelan dan konektor
Pengisolasaian Protocol yang digunakan harus ditentukan pada saat instalasi software Kartu jaringan. Seperti pada contoh penggunakanprotocol TCP/IP.

Kesalahan pengalamatan IP.

Kesalahan Identifikasi workgrup
Kesalahan Service Network (file and print sharing)
Kerusakan file program, sehingga perlu di update

Untuk dapat melakukan perbaikan dalam kesalahan-kesalahan software tersebut dapat dilakukan dengan setting ulang software sesuai dengan ketentuan dalam jaringan

Berikut beberapa kasus yang sering disebabkan oleh sistem operasi networking:

Tidak bisa Login dalam jaringan
Tidak bisa menemukan komputer lain pada daftar network
Tidak bisa sharing files atau printer.
Tidak bisa install network adapter

Komputer lain tidak dapat masuk ke komputer kita

Langkah Melakukan Sharing Printer

Start setting printer
Pilih printer yang akan di sharing
Option pilihan sharing printer

Pengisolasian dan pengecekan kesalahan harus dilakukan satu persatu dengan teliti sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan padajaringan tersebut diantaranya pemberian nomor IP dan subnetmaskpada protocol yang digunakan, nama Workgroup dan sebagainyasehingga didapatkan koneksi jaringan yang sempurna

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 391 other followers

December 2013
M T W T F S S
    Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Flag Counter
Powered by Wordpress ~ Designed by WooThemes ~ Redesigned by Aditia Nugraha

Artikel Terlaris Pilihan Pembaca

Cara Reset MikroTik Dengan Netinstall , Sebuah alternatif untuk reset setting mikrotik agan di Mikrotik RB750 atau RB751. Cara reset mikroTik dengan netinstall ini mungkin dah paling extreme kali yak Baca selengkapnya »

%d bloggers like this: